Kabar Duka

Berita Duka Cita – Bpk. Amir

Bandung – Keluarga besar Muhammadiyah Lengkong menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Amir, mantan karyawan STIE Muhammadiyah Bandung dan tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung), pada Ahad, 14 Juni 2026, sekitar pukul 10.30 WIB.

Almarhum menghembuskan napas terakhir setelah menjalani kehidupan yang penuh dedikasi dan pengabdian di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya pada STIE Muhammadiyah Bandung dan Universitas Muhammadiyah Bandung.

Sebagaimana diketahui, STIE Muhammadiyah Bandung merupakan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah yang berada di bawah binaan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lengkong, sehingga kepergian almarhum menjadi kehilangan yang turut dirasakan oleh keluarga besar Muhammadiyah Lengkong.

Rumah duka berada di Jalan Baranang Siang, Kelurahan Kosambi, Kota Bandung, tepatnya di belakang Masjid Jihadul Akbar. Setelah dishalatkan dan dilepas oleh keluarga serta para pelayat, almarhum dimakamkan di TPU Cibangkong pada hari yang sama sekitar pukul 14.40 WIB.

Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, sederhana, serta memiliki dedikasi yang baik dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya. Kehadirannya selama bertahun-tahun di lingkungan Muhammadiyah telah memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan institusi tempat beliau mengabdi.

Keluarga besar PCM Lengkong, civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bandung, serta seluruh keluarga besar STIE Muhammadiyah Bandung turut mendoakan agar segala amal ibadah, pengabdian, dan kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT serta mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ya Allah, ampunilah beliau, rahmatilah beliau, lapangkan kuburnya, dan tempatkan beliau di surga-Mu yang terbaik.”

Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Selamat jalan Pak Amir. Jasa, pengabdian, dan keteladananmu akan senantiasa dikenang oleh keluarga besar Muhammadiyah.