HALAQAH MUBALIGH MUHAMMADIYAH SE‑KOTA BANDUNG: MUHAMMADIYAH KOTA BANDUNG TEGAS NYATAKAN PERANG TERHADAP LGBTQ
BANDUNG, 11 Juli 2026 – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Halaqah Mubaligh se‑Kota Bandung dengan tema utama: “Muhammadiyah Kota Bandung Menyatakan Perang Terhadap LGBTQ”. Acara berlangsung pada tanggal 11 Juli 2026 M / 26 Muharram 1448 H, dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dihadiri para mubaligh dan pengurus Muhammadiyah dari seluruh cabang di Kota Bandung.
Kegiatan ini dibuka dan dipimpin oleh jajaran pimpinan PDM Kota Bandung, yaitu: Drs. H. Musa Muhammad, M.E.Sy (Ketua PDM Kota Bandung), Entoh Wahyu Mujadid Rais, S.Pd.I. (Sekretaris PDM Kota Bandung), serta Yusep Furqon, S.E. (Bendahara PDM Kota Bandung). Turut hadir dan memberikan pemaparan penting narasumber utama Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M. yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, bersama Drs. H. Kasyvul Anwar S. (Mubaligh Muhammadiyah), dr. Dewi Inang Irana, Sp.KK, Drs. H. Rimawan, M.Ag. (Koordinator Bidang Tabligh PDM Kota Bandung), dan Ustadz Zulfikar (Sekretaris Majelis Tabligh Kota Bandung).
Dalam paparan yang menegaskan urgensi langkah ini, Dr. H. Edwin Senjaya menyoroti kondisi yang memprihatinkan: “Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat terkait penyebaran paham dan praktik LGBTQ. Provinsi Jawa Barat tercatat menempati peringkat pertama di Indonesia terkait kasus‑kasus tersebut beserta penyebaran HIV/AIDS, sedangkan Kota Bandung menjadi wilayah dengan angka tertinggi di Jawa Barat.” Data ini menjadi landasan kuat bagi Muhammadiyah Kota Bandung untuk mengambil sikap tegas dan menyatakan perang terbuka terhadap penyebaran praktik dan paham yang bertentangan dengan ajaran agama, norma kesusilaan, serta nilai‑nilai luhur bangsa.
Seluruh mubaligh se‑Kota Bandung hadir penuh semangat dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lengkong Kota Bandung, yaitu: Ustadz Ahmad Yani, S.Ag. (Ketua PCM Lengkong), Burhanudin, S.Pd.I., M.Pd. (Ketua Majelis Tabligh PCM Lengkong), serta Ustadz Yunus Nusron, S.Pd. (Mubaligh Muhammadiyah Lengkong). Kehadiran para pengurus dan mubaligh dari berbagai cabang menegaskan komitmen bersama untuk bersatu padu menyebarkan pemahaman yang benar, melakukan pembinaan, serta menggerakkan langkah nyata dalam memerangi segala bentuk penyimpangan nilai yang mengancam masyarakat.
Halaqah ini bukan sekadar pertemuan diskusi, melainkan momen penguatan barisan, penyamaan persepsi, serta penyusunan langkah strategis Muhammadiyah Kota Bandung dalam menjaga kemurnian ajaran Islam, membentengi masyarakat khususnya generasi muda dari pengaruh buruk, serta berkontribusi nyata bagi terwujudnya lingkungan Bandung yang sehat, bermartabat, dan berakhlak mulia.
– Burhani –

