Kabar Duka

Keluarga Besar Muhammadiyah Lengkong Berduka atas Wafatnya Bapak Adam Muchtar

Bandung – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lengkong Kota Bandung kembali berduka atas wafatnya Bapak Adam Muchtar, Wakil Ketua PCM Lengkong, pada Jumat, 19 Juni 2026, pukul 04.20 WIB.

Kepergian almarhum merupakan kehilangan yang sangat besar bagi Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya di lingkungan PCM Lengkong. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang istiqamah dalam berdakwah, aktif dalam kegiatan organisasi, serta memiliki komitmen tinggi dalam membangun dan memajukan Muhammadiyah di tingkat cabang.

Rumah duka berada di Jalan Gunung Tampomas M5, Kota Bandung, yang sejak pagi dipenuhi oleh keluarga, sahabat, serta warga Muhammadiyah yang datang untuk menyampaikan belasungkawa dan mendoakan almarhum.

Sebagai Wakil Ketua PCM Lengkong, almarhum telah mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya dalam berbagai program dakwah, pembinaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), penguatan organisasi, serta pelayanan kepada umat. Keteladanan, kebijaksanaan, dan semangat pengabdiannya akan senantiasa menjadi inspirasi bagi kader-kader Muhammadiyah.

Atas nama keluarga besar PCM Lengkong, seluruh Majelis, Lembaga, Organisasi Otonom, Amal Usaha Muhammadiyah, serta warga Persyarikatan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.”
“Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.”

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya bersama orang-orang yang beriman dan bertakwa.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesabaran, ketabahan, keikhlasan, serta kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Selamat jalan, Bapak Adam Muchtar. Jasa, dedikasi, dan pengabdianmu kepada Persyarikatan Muhammadiyah akan selalu dikenang dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.